Salah satu kegiatan yang mustahil diabaikan remaja Indonesia saat ini adalah kegiatan membaca dan menulis. Oleh sebab itu, adalah hal yang sangat salah jika banyak orang tua dan guru-guru menilai anak remaja dan anak didiknya malas membaca dan menulis.
Adalah operator 3 yang nampaknya pantas mendapat sambutan luar biasa karena turut membawa pengaruh besar dalam menanamkan budaya membaca dan menulis dalam kegiatan sehari-hari remaja Indonesia. Apa pasal? Karena dewasa ini, aktifitas membaca dan menulis telah diaplikasi remaja dalam kegiatan membaca dan menulis SMS. bargaining fasilitas yang hampir semuanya free menjadi daya tarik tersendiri dalam memikat publik; mulai dari telepon super murah, internetan gratis, hingga SMS gratis ke all operator. Dan fasilitas free SMS itulah yang mendongkrak animo remaja Indonesia terhadap kegiatan membaca dan menulis, atau lebih tepatnya, bales-balesan SMS.
Kirim SMS memang telah menjadi semacam gaya hidup masyarakat kebanyakan saat ini. Dalam kurun waktu satu hari, kita bisa saja mengirim ratusan SMS untuk sekedar menanyakan keadaan ayah, ibu, saudara, dan teman-teman kita. Tapi “Hidup bukan hanya urusan SMS”, jargon tersebut nampaknya sangat mengena terhadap realita sebagian besar manusia modern yang terjebak dalam rutinitas “kerja” pijat-pijat tombol handpone. Secara tidak sadar, sedikit demi sedikit otak kita mulai mengerucut karena lama terjebak dengan pemikiran-pemikiran yang sempit. Saat kebanyakan orang mulai tidak bisa memaknai hidup dengan hati dan logika, maka selamanya kita akan terdampar dalam sebuah kehampaan. Akhirnya, kita pun menjadi manusia modern yang tak peka, tak berperasaan, dan terlalu sosialis, sehingga timbul kebiasaan “menyerang” satu handpone dengan ratusan SMS yang sama dalam kurun waktu yang hampir bersamaan.
Untuk semua pengguna 3, jangan gunakan fasilitas SMS gratis itu untuk mengganggu orang lain. Karena siapa tahu, orang-orang yang anda “serang” dengan SMS gratis itu sedang super sibuk, sedang ingin menghubungi koleganya, atau bisa juga handpone-nya orang yang kalian ganggu itu hampir sekarat. Tolong, tanamkanlah rasa peka anda terhadap sesama, bukalah perasaan anda dalam berempati terhadap orang yang anda ganggu itu, luangkan pula waktu anda untuk kegiatan yang lebih positif ketimbang hanya saling berbalas SMS yang tidak penting. Hargailah waktu kita, karena kita hanya punya hari ini, sebab hari kemarin telah terlewati dan hari esok masih menjadi misteri. “Hidup Bukan Hanya Urusan SMS” setidaknya jargon itu bisa kita terapkan mulai dari sekarang.
0 komentar:
Poskan Komentar