Selasa, 03 Juni 2008

Teguhkan Dirinya, Tuhan...

Gerimis itu datang lagi

Dingin, dan tentu saja semakin sering…

Merintik-rintik di hatiku

Membahana dalam isak

Membanjir di kelopak



Cinta...

Sebuah jalan mencelakainya

Ia terjatuh…. tersungkur

Terseret sepanjang nafasnya

dibasuh darah di wajah

Banyak luka memar merias cantiknya

Dan cerita itu hadir di hadapanku

berputar-putar di kepalaku


Gemuruh badai mengoyak batin

Sambar petir menerjang imanku

Tapi ku tak ingin berkurang syukur

Telah Engkau selamatkan cintaku

Syukurku Tuhan…

Aku bahagia dengan keselamatannya


Ya Allah... teguhkan hatinya

Bagaimana pun Ia tetap kucinta

apa pun keadaannya,

Betapa pun kondisinya,

Karena aku mencintainya…

Nur Baiti Amalina, itu saja.


Kudus, 03 Juni 2008

Tak ada yang lebih membahagiakan saat ini

dari keselamatan Nur Baiti Amalina.

Ya Allah... teguhkan hati semua orang di sekelilingnya,

hatinya, dan hatiku untuk tetap mensyukuri kemurahan-Mu.


0 komentar:

Poskan Komentar