Gerimis itu datang lagi
Dingin, dan tentu saja semakin sering…
Merintik-rintik di hatiku
Membahana dalam isak
Membanjir di kelopak
Cinta...
Sebuah jalan mencelakainya
Ia terjatuh…. tersungkur
Terseret sepanjang nafasnya
dibasuh darah di wajah
Banyak luka memar merias cantiknya
Dan cerita itu hadir di hadapanku
berputar-putar di kepalaku
Gemuruh badai mengoyak batin
Sambar petir menerjang imanku
Tapi ku tak ingin berkurang syukur
Telah Engkau selamatkan cintaku
Syukurku Tuhan…
Aku bahagia dengan keselamatannya
Ya Allah... teguhkan hatinya
Bagaimana pun Ia tetap kucinta
apa pun keadaannya,
Betapa pun kondisinya,
Karena aku mencintainya…
Nur Baiti Amalina, itu saja.
Kudus, 03 Juni 2008
Tak ada yang lebih membahagiakan saat ini
dari keselamatan Nur Baiti Amalina.
Ya Allah... teguhkan hati semua orang di sekelilingnya,
hatinya, dan hatiku untuk tetap mensyukuri kemurahan-Mu.

0 komentar:
Poskan Komentar