Selasa, 04 Maret 2008

Syukurku Pada-Mu

Setelah sekian lama tidak “menyentuh” blog ini (karena banyaknya aktivitas saya akhir-akhir ini. hehehe... pura-pura sibuk), ada sebuah rindu yang terus menjajah hati saya untuk ber-tahadduts binni’mah pada khalayak. Bahwa sudah selayaknya saya berterima kasih pada rekan-rekan OSIS dan beberapa teman sekelas atas rayuan dan paksaan mereka yang telah berhasil mendorong saya untuk mengikuti lomba apresiasi sastra dalam cerpen dan puisi di UMK. Karena, tidak jauh berbeda dengan 10 Januari 2008, 10 Februari kemarin ternyata masih menyimpan banyak kejutan yang meminang kebahagiaan di hati saya. Alhamdulillah, predikat terbaik ke-2 berhasil mendarat di nomor 66, YAB. Meski target juara (terbaik pertama) masih belum berhasil saya genggam, tapi memang itulah yang saat ini bisa saya raih dalam kapasitas saya sebagai seorang yang masih bodoh, puji syukur tetap harus saya panjatkan meski dalam kesekian kalinya, saya harus rela berada di bawah perempuan (juara satu perempuan-red).

Tidak itu saja, dalam sebuah talk show tentang kepenulisan di UMK, oleh salah seorang narasumber, saya diberi hadiah berupa bukunya yang berjudul Wiralaba, Minim Rugi Maksim di Laba. Meski itu adalah buku tentang bisnis ekonomi, tapi mendapatkannya secara cuma-cuma yang diberikan oleh penulisnya sendiri melalui sebuah game cerdas tentu mengandung nilai prestis tersendiri.

Agaknya, tahun 2008 merupakan tahun untuk membangkitkan gairah saya dalam berprestasi. Setelah (lumayan) sukses dengan perolehan gelar terbaik ke-dua dalam lomba cerpen yang diselenggarakan Muhammadiyah pada bulan Januari, alhamdulillah pada Februari-nya saya “berhasil” bersyukur dengan predikat terbaik ke-dua dalam lomba puisi di UMK. Meski sebenarnya kekecewaan itu ada karena pihak perempuan lebih mendominasi jalannya lomba sekaligus kemenangannya. Tapi bagaimanapun juga saya tetap bersyukur dengan pemberian ini. (Lagian siapa sich yang nggak bahagia ketika berhasil mendapat hadiah 1 juta,hehehe…)

Di lain pihak, saya diberi beasiswa madrasah selama semester genap dengan predikat murid berprestasi 2008 (sementara). Masya’Allah… rezeki sepertinya terus mengalir masuk rekening (tapi juga nggak pernah berhenti keluar, hehehe…) Allah, syukron ‘ala kulli ni’amika… Ana ‘abdukal faqir, ila ridloka, wa mahabbatika… Faghfirli waliwalidayya wa ahlana, fi dunya wad dien. Amien… Wallahu A’lam.




0 komentar:

Poskan Komentar