Minggu, 09 Desember 2007

Rindu

Sesuatu yang sangat berat sedang menggelanyut di hati saya, bukan batu besar atau besi, tapi sesuatu itu adalah sebuah perasaan hati terhadap seseorang.
Biasanya saya meringankan beban sesuatu yang berat itu dengan mendengarkan suara merdunya melalui telekomunikasi jarak jauh, atau lazim disebut telepon.
Tahukah anda, sesuatu yang saya anggap berat itu?? Benci?? tidak, sesuatu yang berat itu tidak benci, melainkan rindu. Ya. Saat ini saya memang sedang dilanda rindu besar-besaran pada seseorang yang saya cintai.

Saya rasa ada kekuatan rindu melebihi kekuatan cinta. Sifat rindu begitu global, ia tidak hanya terkirim pada seseorang yang kita cintai. lebih dari itu, ia bisa saja terkirim pada sikap seseorang yang kita benci. Tidak percaya??. OK, sekarang tanyalah pada diri anda. Ketika anda benci terhadap seseorang, mungkin karena dia selalu jahil atau sering mengganggu anda dengan mengirim SMS gokil atau sekedar minta kenalan, atau ketika anda biasa melewati segerombolan cewek atau cowok yang biasa memanggil-manggil nama anda, dan tiba-tiba orang yang sering menjahili atau mengganggu anda itu menghentikan kejahilannya. Bisa saja anda merasa kehilangan sesuatu yang biasa anda rasakan. tapi, saya sadar hati orang berbeda-beda, ada yang sama, tapi ternyata ada bedanya juga.

Saya, kadang-kadang merasa benci terhadap oran gyang saya cintai. bukan karena dia membuat masalah, tapi karena dialah hati saya merasakan gejolak luar biasa, berat dan sangat menyiksa, yakni rindu. Mengadopsi pernyataan Aisya (salah satu tokoh dalam novel AAC) tentang cinta. Ahh... rindu, engkau memang siksaan yang menyenangkan.

Entahlah, bagaimana anda menyikapi rindu itu, itu terserah anda.
asalkan satu, format rindu anda dengan porsi secukupnya. jangan berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan tidaklah baik. Wallahu A'lam.

2 komentar:

Meutia Laila mengatakan...

Wahh..... rindu ma siapa sich??
eh, emange orang yang kamu cintai itu siapa sich?

Meutia Laila mengatakan...

riz, km dah punya cewek yach?? siapa sich?

Poskan Komentar