Minggu, 03 April 2011
Ajari Aku
dan kata yang terucap adalah amarah dan silang gagas.
kemudian hari semakin berulang, dan kita masih dalam situasi yang sama
ada setitik embun yang membulir di aliran mataku
menetes rintik gerimis di hati yang gersang,
untuk membawa pesan bahwa aku selalu gagal melupakanmu
maka, ajari aku 'tuk membencimu
sebab kepadamu aku hanya bisa mencinta dan merindu
aku
hanya
bisa
cinta
saja.
Semarang, februari 2011.
Kamis, 06 November 2008
ada mendung di hatiku
Ku nanti hujan di pucuk musim rindudan ternyata tibalah saatnya, Novemberkusaatnya menuai lembaran-lembaran airmenebar jejak di atas tanah
Rintiknya merdu…Semarang yang panas menjadi dingin.
Basah…
Saat itulah datang rintik-rintik
Menemani anak-anak berpesta air
Sorak sorai…
Inilah saatnya kita membajak ceritatentang atap-atap yang berdenting
tentang senandung bambu di atas tanah basah.
tapi kini..
masih kunanti hujan kata di pucuk musim ceritabersama kesibukan yang meruntuhkan tanggul-tanggul idedan bibit-bibit imajinasiku masih saja mandul.
Aku kehilangan banyak kata!
Kesibukanku mulai deras.
Membanjiri waktu khayalku
Dan seseorang di ujung sana
Memasungku dalam buaian kata
Aku dihujam rintik-rintik kata yang bisa membuatku angkuh
Ingatkan aku…
Aku masih bukan siapa-siapa!
November telah dimulai dari kemarin
Tapi ladang karyaku masih gundul
Dan waktu bertanam kata nampaknya semakin mahal
PP. Wahid Hasyim Sampangan - Semarang, 06 November 2008
Minggu, 21 September 2008
kutanya....
jika kukutanyakan itu padamu
kan kau jawab apa??
Semarang, 19 September 2008
Kubaca, dan terus Kubaca
adalah kamus besar kehidupan...
berisi ragam kata
bermakna ragam kata dalam isi yang beda
bersusun huruf kehidupan
beragam kisah ada di dalamnya
tersimpan banyak nama di dalamnya
dalam kasus sama, mau pun yang lainnya
Nur Baiti Amalina adalah sebuah nama
tersusun dalam huruf-huruf cinta,
di hatiku,
hidupku,
dan kamus kehidupanku.
NBA adalah cahaya
saat huruf-huruf yang lain tak terbaca
ia hadir membawa ragam kisah yang berbeda
tertuang cinta yang selalu special untuknya
jika kulukis kata-kataku dalam kanvas hati
kan timbul cahaya-cahaya yang menelan hitam dalam kertas gelap
Tuhan... jika bukan karena-Mu,
roboh jiwa mendengar mereka
namun Kau beri aku NBA, yang datang saat yang lain biasa
Tuhan... jika bukan karena-Mu,
hancur hati putus asa
tapi Kau tuliskan aku cinta, dan aku mengeja....
N B A....
eN Be A...
dan eN Be A...
lalu kubaca perlahan dalam diam,
saat yang lain datang bersuara
kubaca, dan terus kubaca.... dan muncullah Nur Baiti Amalina
dalam asma-Mu, Tuhan....
kutemukan cinta dalam kamus besar kehidupan.
Kubaca, dan terus kubaca...
Nur Baiti Amalina, cukup.... itu saja...
Jepara, 21 September 2008
saat yang lain mempertanyankan cinta
NBA bukan hanya seorang kekasih hatiku, tapi lebih dari itu.
dia adalah inspirasi dan sumber semangat bagiku.
Aku cinta dia, cukup dia saja.
Jangan Kau tambah yang lain, Tuhan....
ijinkan aku memilikinya, karena-Mu
Minggu, 27 Juli 2008
ini bukan sajak saya
Setiap kali aku menemuinya,
Aku merasa memandang surga.
Tak pernah kutemukan yang seperti dia.
Karya Tuhan yang paling sempurna.
Dibawah telapak kakinya aku rela berbaring.
Aku hanya ingin kau sayangku,
Duduk disampingku,
Sambil berbicara tentang tugas kita,
Masalah kita,
Aku hanya ingin kau gadisku,
Bulan di malamku,
Mentari di pagiku.
Aku tak pernah merasa ada yang cela.
Meskipun aku tak pernah berkata mesra,
Tak pernah merayu menggoda,
Tapi aku tak pernah rela.
Aku hanya ingin kau hatiku
Menemanimu ke ujung dunia,
Melewati batas nalar menuju dunia yg paradoks.
Karena,
Perempuan ini lain Tuhan,
Apa yang Kau lakukan padanya?
Aku tahu aku tidak pantas untuknya,
Tapi aku belajar,
Tapi aku memutuskan untuk menjaga hati.
Sejak pertama berjumpa dengan nya, berkenalan dengan nya,
Aku sudah tahu Tuhan..
Aku selalu kagum padanya
Aku tidak pantas menerima semuanya,
Aku tidak akan pernah bertemu dengan nya lagi.
Aku hanya mau hidup sendiri..
Maafkan aku perempuan,
Maafkan aku Tuhan..
15 Maret 2008
Pk. 22.55
puisi di atas memang bukan sajak saya. (karena saya tak berani membuat sajak itu) tapi setidaknya, barisan kata itu bisa mewakili kata-kata yang dulu sempat melilit urat-urat kehidupan. menusuk-nusuk hati! melahirkan sakit yang menjalar... semoga lekas sembuh. Amien... (kerikil tumpul)
Minggu, 29 Juni 2008
Inilah Dunia Remaja Kita
Setelah saya susun sedemikian rupa, inilah kira-kira bentuk remaja Indonesia sekarang. Bagi bapak-bapak atau ibu-ibu yang (mungkin) membaca tulisan ini, kemungkinan besar akan merasa asing dengan istilah-istilah berikut, tapi beliau-beliau tentu bisa bertanya dengan anaknya.
Remaja cowok: gaya rambut Mohawk, Emo, Harajuku, Britpop. Rambut cewek: di-rebounding, hitam, dan lurus banget, tapi ada juga yang disemir kaya' anjing bule. Setelan indies, rock and roll, atau bergaya sok kejepang-jepangan. Pakaian (terutama cewek), menyukai warna yang nabrak-nabrak. Baju kuning, cardigan ungu, celana biru, sepatu pink, tas hijau, dst. Sedangkan kaum cowok memakai t-shirt khas distro, atau jika lebih berduit pake Polo shirt dengan kerah yang dibiarkan mengembang, dan milih celana pencil. Pakai jam tangan Levi's dengan model kotak-kotak (tapi kebanyakan kw1).
Dragon Ball, Doraemon, Kungfu Boy, Pokemon, Legenda Naga? Udah lewat… Sekarang sudah bukan jamannya!. Sekarang era-nya Naruto, Bleach, Death Note, Avatar. Yang cewek punya kegemaran nonton drama Korea. Kalau pegang remote TV yang di-klik saluran musik melulu. Kata mereka "gue bangetz…"
Kalau makan milih yang nampak mewah tapi (cukup) murah; alias yang ada paket hemat-nya. Rp 5000,-an. Biasanya Remaja-remaja suka makan rombongan. Tapi, saat bayar, antri! Alias Yar-We bayar dewe-dewe. Yang ngiutng sampai BeTe, kenapa nggak sekalian satu saja yang bayar? Kalau di cafe, beli kopinya satu gelas, tapi yang nongkrong separo kelas, dan betah ber-jam-jam. Di bus, di angkot, atau lagi jalan, di sekolah, atau di kampus, mp3, mp4 atau iPod tak pernah ketinggalan, earphone selalu setia menemani telinga.
Sekarang zamannya internet! Mau tahu apa aja cari info di warnet. Sedangkan yang punya laptop dan kebetulan di daerahnya ada Hotspot area, cari wi-fi gratisan. Pas lagi kesepian, nggak ada tempat tongkrongan, malu dong… kalau Cuma bengong. So, agresi dimulai dengan hunting tempat, nyalain laptop, terus buka internet. Padahal, yang dibuka website yang tidak begitu penting dan yang dibuka gambar-gambar nggak jelas. Kalau punya friendster, myspace, facebook, yang penting temannya banyak! Nggak peduli, mau kenal kek, kagak kek, di-add saja terus… yang penting temannya banyak. Itu aja!
Suka banget ke mall. Cowok-cowoknya biasa nangkring di pinggir-pinggir eskalator sambil lihat bawah, atau di bagian kaca depan sambil liat luar. Sedangkan yang cewek sibuk nyari pernak-pernik. Remaja cewek kalau jalan ke mall suka bawa tas yang dicangklong di lengan, mirip tas ibu-ibu yang mau ke resepsi pernikahan, mungkin biar terlihat sudah dewasa. Sudah pada mulai kenal clubbing, rajin mencari invitation agar bisa clubbing gratis. Banyak yang merokok, tapi (sepertinya) nggak ditarik. Cuma isep-buang, isep-buang, yach... mungkin agar nampak keren. (Ssst… remaja sekarang sering saling main tipu dengan penampilan. dilihat dari belakang sepertinya body malam Minggu. Tapi, begitu dilihat dari depan, masyaAllah… tampangnya, malam Jumat Kliwon!
Bikin MSN/YM biar dianggap gaul, myspace, LC (Live Connector), facebook, dan situs pertemanan lainnya. Kalau dulu, cowok baru kenalan sama cewek nanyanya nomor HP doang, sekarang ditambah lagi, "friendster lu apa?" Bacaannya buku-buku teenlit, Cosmo Girl, dll. Kalau lagi ngomong, kadang pakai lirik lagu, tapi sebenarnya sering nggak nyambung!
Cewek-cewek kalau lagi ngobrol di angkot, dalam jumlah banyak, biasanya ngomong sedikit langsung ketawa bareng sampai mulutnya terbuka lebar. Kayak mau robek, gitu. Dikira angkot moyangnya kaleee, sampai ketawanya ngalahin klakson truk gandeng, huahahaha… huuuahahaha…huuuuahahahaaa..!!! Padahal yang diobrolin, cuma seorang cowok sampe ke temen-temen tuch cowok. Kadang-kadang juga ngobrolin brondong!. Yang jelas hal-hal yang ngga penting kayak: "Eh yang namanya itu siapa? Si fulan ini gimana? orangnya ganteng nggak? Pake motor apa?"
Yang punya motor. Motornya dipreteli, knalpotnya diganti yang grong! Seliweran terus... kaya' tukang ojek. Yang pake mobil (baca: nglajo) juga nggak jauh gila. Biasanya milih bus yang musiknya "ajeb-ajeb" plus sound system yang super kenceng. Kalau bus langganan nggak ada, rela nunggu sampe sore. Nuggu bus dengan spesifikasi yang nggak jauh beda!
Kalau lagi sendirian di tempat ramai, kerjaannya ngutak-ngatik HP, biar keliatan seperti lagi sibuk SMS-an, padahal sedang kesepian… remaja sekarang rata-rata paham banget dengan berbagai fitur jenis HP. Dan yang paling akut. Hobi banget sama yang namanya SMS. Dan sepertinya hal ini memang sudah menjadi kebutuhan hidup. Kalau lagi ngetik, suka buat kalimat yang aneh-aneh. Misal: sayaH seDang galauw menikmati sepi seNdirih… Ah, sangatZ gelisah… HuHUhU... dan yang paling angker dan sering bikin pusing adalah gaya tulisan dengan paduan huruf dan angka, misal: c1nt4, m3n991la, Lo3, 5zih, b4r3n9 Hi, hR Ni Lo3 M0 jLn2x B4rEn9 9W g4..? Kq MbaL4s sMs-nyh LamA b9t C..? (yang ini saya sebut gaya erwete begete alias ruwet banget. saya heran, ngetiknya pasti lamaaaa banget….) dan di kota-kota besar biasanya lebih parah lagi. Mereka biasanya mengubah nama teman-temannya dengan cara ditambahi "ski". Contoh: Roy jadi Roski, Devi jadi Devsky, Taufik jadi Taufski, Fery jadi Ferski, dan Aris jadi Arisky. Yeah..... emang ikut mbanca'i po?
Sebentar-sebentar bilang: gue gitulohh…, gile lu…, cape dyeee…, keciaannn de luuuu…, bo, dan seterusnya. Misal: aduh bo, tau nggak sih tadi dia ngeliatin gue? Cewek-cewek sering banget bilang: ya iyalah…, dan, jangan gila dong…, sambil lidahnya melet-melet (mirip orang lagi kecekik lehernya!).
Menggilai pop art dan desain-desain rumit ala distro. Ada juga yang suka desain yang super simple, yang gambarnya cuma dikit. Banyak yang punya baju/kaus gambar Marylin Monroe dan cover album Velvet Underground yang bergambar pisang.
Banyak yang punya dua handphone, terutama cewek. Yang satu buat SMS, musik, foto-foto, dan satunya lagi buat menelepon murah. Kalau lagi foto-foto, posenya, cewek: miring kira-kira 45 derajat, tapi yang sekarang lagi nge-tren adalah 90 CW ato 90 CCW dan dijepretn dengan mengambil angle atas dengan tampang sok cute dan gaya yang lagi in saat ini adalah ambil angel dari samping, yang cewek kadang-kadang bibir dimonyongin mirip Cinta Laura. Setelah itu diedit pakai Photoshop (istilah mereka, sotosop). Tujuannya, biar wajah yang jerawatan dibersihin, pokoknya supaya kandungan jelek-jelek di wajahnya nggak kelihatan. Pose yang cowok: ngangkat dagu, lihat ke arah yang terang cahayanya. Kalau enggak, nunduk ke bawah, tapi mata lihat ke depan sambil pamer rambut. biasanya juga pamer piercing (tindikan) dan kadang juga pamer godek, pasang tampang sok dingin, dan juga, suka foto sambil lidahnya melet, pipi digembungin, lalu matanya melotot. Kadang-kadang saya bingung, ini jelek dibuat-buat atau jelek orisinal? Saya menyebut hal ini adalah upaya penipuan visual diam-diam…
Orang tua mungkin hanya bisa geleng-geleng kepala, dan memang cenderung gampang pusing kepala. Pusing mikir tahu-tempe, lah… Berantem soal pilkada, lah… Pusing mikir ongkos sekolah anaknya, lah… Pusing mikir biaya masuk kuliah anaknya, lah... dan Pusing memikirkan masa depan anak-anaknya, dan seterusnya. Sedangkan remaja selalu haus kebahagiaan dengan cara mereka sendiri. Lalu kapan anak muda Indonesia haus prestasi? Turut memikirkan beban orang tua? Turut memikirkan masa depan bangsa? Atau setidaknya, cukup memikirkan masa depan dirinya. Punya hobi mengaji, membaca, mendengar dan tilawah al-Qur'an. Hmmm... sudahlah, tak perlu bertanya, berburuk sangka, dan saling tuding. Sekarang mari kita rubah gaya hidup kita. Semoga menjadi lebih baik. WallahuA'lam (kerikiltumpul@gmail.com)
Selasa, 03 Juni 2008
Teguhkan Dirinya, Tuhan...
Gerimis itu datang lagi
Dingin, dan tentu saja semakin sering…
Merintik-rintik di hatiku
Membahana dalam isak
Membanjir di kelopak
Cinta...
Sebuah jalan mencelakainya
Ia terjatuh…. tersungkur
Terseret sepanjang nafasnya
dibasuh darah di wajah
Banyak luka memar merias cantiknya
Dan cerita itu hadir di hadapanku
berputar-putar di kepalaku
Gemuruh badai mengoyak batin
Sambar petir menerjang imanku
Tapi ku tak ingin berkurang syukur
Telah Engkau selamatkan cintaku
Syukurku Tuhan…
Aku bahagia dengan keselamatannya
Ya Allah... teguhkan hatinya
Bagaimana pun Ia tetap kucinta
apa pun keadaannya,
Betapa pun kondisinya,
Karena aku mencintainya…
Nur Baiti Amalina, itu saja.
Kudus, 03 Juni 2008
Tak ada yang lebih membahagiakan saat ini
dari keselamatan Nur Baiti Amalina.
Ya Allah... teguhkan hati semua orang di sekelilingnya,
hatinya, dan hatiku untuk tetap mensyukuri kemurahan-Mu.
